Sie KTB

KELOMPOK TUMBUH BERSAMA (KTB)

bid KTB 

Kelompok Tumbuh Bersama atau KTB merupakan suatu salah satu persekutuan dengan saudara seiman, dimana KTB terdiri dari tiga sampai lima orang yang setiap orangnya bertumbuh semakin serupa dengan Kristus. Tujuan dari KTB terdapat pada Matius 28:19-20 yang sering disebut amanat agung. “karena itu pergilah,jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala Sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah,Aku menyertai kamu senantiasa sampa kepada akhir zaman”

Ditengah keberadaan mahasiswa yang membutuhkan saudara seiman untuk bertumbuh bersama,maka PMK FSM Undip terus berusaha bersama membangun KTB-KTB yang sehat dan membekali setiap PKTB. KTB bukan hanya sekedar kelompok untuk sharing biasa, melainkan dalam KTB setiap orang mempelajari firman Tuhan, menaati dan menerapkan Firman Tuhan,saling menopang dan mengingatkan satu sama lain. Ibarat ulat yang mengalami metamorphosis menjadi kupu-kupu, begitu juga dengan KTB yang mengalami proses pertumbuhan tahap demi tahap. Menyadari akan hal itu, bidang KTB bagian dari PMK FSM Undip mengadakan beberapa kegiatan untuk memperbaharui setiap pemimpin KTB dan anggota KTB.

Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan selama setengah tahun 2016 adalah “Retreat KTB” yang bertujuan untuk memfollow-up PKTB dan membekali setiap CPKTB dalam memimpin KTB nantinya. Selanjutnya ada upgrading KTB yang bertujuan untuk menyiapkan PKTB yang berpotensi dan berkomitmen untuk KTB 2017.

Tidak hanya bertumbuh dalam KTB tetapi nantinya setiap anggota akan berbuah. Yesus merupakan pokok anggur dan kita rantingnya maka kita pun harus berbuah dan tinggal di dalamNya dengan kita menjalani hidup sesuai firmanNya dan menerima Yesus sebagai Juruselamat.

Bidang 2 (Sie KTB) di “kepalai” oleh Agustinus Salomo (Statistika 2015) dan anggota-anggotanya adalah Bintang Novelia (Informatika 2015), N. Karin Aritonang (Biologi 2015, Ledy Ginting (Biologi 2016), Mikhael Theofilus (Informatika 2016), Rido Marthupa (Informatika 2016), dan Holy Nainggolan (Fisika 2016). 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *