TIME MANAGEMENT

timemanagement

Time Management
Persekutuan Umum Jumat,  16 September 2016

By Ka Ivan

Kita tau bahwa Tuhanlah yang empunya bumi dan segala isinya termasuk manusia ciptaanNya (Mazmur 24 : 1). Namun karena dosa, kesadaran akan hal tersebut hilang. Manusia menganggap banyak hal, termasuk hidup dan apa yang dipunyai sebagai milik pribadi yang dapat dipakai sesuka hati. Yang seharusnya kita ketahui adalah kita sebagai penatalayanan Allah yang bertugas mengelola milikNya (Kejadian 2 : 16 – 17; 1 : 28). Seluruh yang kita miliki adalah milikNya, walaupun seperti handphone yang dibeli oleh uang kita sendiri, tapi kita tau bahwa uang yang kita dapat adalah berasal dari Tuhan sendiri.

Apa saja yang Allah percayakan kepada kita ? Dari banyak hal yang Tuhan berikan, salah satunya adalah WAKTU. Pada Kejadian 1 : 14 – 18 -> Bumi : rotasi dan revolusi. Vdk Yos 10 : 12 – 13. Jelaslah bahwa waktu adalah milik Tuhan. Tujuan Tuhan menciptakan terang adalah agar benda benda terang itu menjadi tanda masa-masa. Kita menghitung waktu 24 jam dari rotasi bumi berputar pada porosnya. Harta yang dimiliki orang memang beda, tapi ada satu hal yang Tuhan berikan sama kepada setiap orang, yaitu “WAKTU”. Kita sama sama memiliki 24 jam sehari (rotasi), 7 hari seminggu, 365 hari setahun (revolusi) yang berbeda adalah penggunaannya.

Dalam Alkitab, kata “Waktu” (Bahasa Yun) setidaknya memiliki  2 pengertian.

  1. KRONOS : Waktu ang sedang berjalan seperti sekarang ini. Penekanannya kepada durasi tertentu, bisa pendek atau panjang (Mis, 2 jam, 6 bulan, 1 tahun, dsb)
  2. KAIROS : Waktu yang dimaknai kesempatan, setelah berlalu tidak akan kembali lagi

Ada seorang pria kurang lebih 70 tahun yang mengkalkulasikan kegiatannya sebagai berikut, Tidur 23tahun (32,9%), kerja 16 thaun (22,8%), ibadah 0,5 tahun (0,7%), nonton 8 tahun (4,4%), makan 6 tahun (8,6%), berpergian 6 tahun (8,6 tahun), santai 4,5 tahun (6,5%), sakit 4 tahun (5,7%), berpakaian 2 tahun (2,8%). Dia menyadari bahwa waktu yang paling banyak dia habiskan adalah tidur yaitu sebesar 32,9%. Yang dapat kita renungkan adalah dalam kurun waktu 18-22 tahun ini, waktu terbesar kita untuk apa? Bagaimana dengan waktu kita selama kuliah?

Dalam Efesus 5 : 15 -21 kita dapat melihat kata “seksama” (=akribos) yang berarti benar, akurat, konsisten, dan sempurna. Jadi, hidup dalam waktu Tuhan janganlah sembrono seperti orang bebal, namun hiduplah dengan benar dan konsisten. Evaluasi diri terhadap apa yang telah dilalui (2 Tim 3 : 16 : hidup Daniel). Apa batu besarmu ? Studi? Medsos? Pacar? Game? Ingatlah untuk selalu memasukkan “batu besar” pertama kali, atau kamu akan kehilangan semuanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *