IN RELATIONSHIP

 

IN RELATIONSHIP
Mazmur 119: 81-84, 92-97

(Persedo 5 Oktober 2015)

Teman-teman pasti tidak asing lagi dengan kata-kata “In Relationship”. Apa sih sebenarnya arti dari “In Relationship”? Kalau di media sosial facebook, seringkali kita melihat ada beberapa orang yang membuat in relationship dengan seseorang. Berdasarkan arti dari kamus bahasa inggris in relationship memiliki arti sedang menjalin hubungan.
Mazmur 119:81-84, 92-97 mengajarkan kita bahwa Pemazmur merasakan hubungan khusus ataupun istimewa dirinya dengan Allah. Dari kecil kita mengasihi Allah hingga menerima Allah menjadi Juruselamat kita. Sehingga kita memiliki hubungan yang istimewa dan khusus dengan Allah. Hubungan istimewa yang tidak hanya sebatas orang pacaran. Mempertahankan hubungan istimewa adalah bukan hal yang mudah. Untuk itu ada tiga hal yang perlu diperhatikan supaya hubungan istimewa kita dengan Tuhan tetap bertahan.
1. Ada rasa rindu
Rasa rindu mempererat ikatan cinta dan kasih dengan Allah. Jiwa dan mata Pemazmur rindu keselamatan dari pada Tuhan dan janji-Nya. Pemazmur berharap kepada firman-Nya (ayat 81-82). Hendaknya kita juga seperti Pemazmur yang rindu dan terus berharap untuk bertemu Tuhan.

2. Komunikasi
Komunikasi adalah hal yang sangat penting. Ada rindu, ada ikatan cinta dan komunikasi terjalin dengan baik. Komunikasi bisa menyampaikan keluhan dan amarah untuk mempererat hubungan dua orang. Pemazmur mengatakan jika Taurat-Nya tidak jadi kegemaran baginya, maka ia binasa dalam sengsara (ayat 92). Terkadang kita bisa merasakan jenuh saat teduh, karena kita tidak terbuka dengan Tuhan. Merasa sungkan pada Tuhan sehingga kita tidak menyampaikan perasaan kita secara terbuka pada Tuhan. Rasa kagum dan hormat aka nada jika kita terbuka pada Tuhan tanpa sekat.

3. Memiliki pengalaman bersama Tuhan
Jika komunikasi kita lancer dengan Tuhan, kita memiliki pengalaman bersama Tuhan (ayat 97). Kalau firman Tuhan melingkupi kita, kita akan merasakan pengalaman bersama dengan Tuhan. Membuat kita berpikir positif dan semangat.

4. Percaya
Percaya memiliki arti yang sama dengan iman (Ibrani 11:1). Landasan dari cinta adalah percaya. Percaya Tuhan akan menolong dalam kondisi baik atau buruk. Sehingga dating pada Tuhan bukan terpaksa melainkan rindu.

Orang yang tidak menghargai hubungan istimewa dengan Tuhan adalah sengsara dan mati. Sehingga dibutuhkan sikap untuk bisa menjaga hubungan istimewa dengan Tuhan. Solusi untuk tetap menjaga hubungan dengan Tuhan adalah belajar konsisten dan cek up hati kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *